STRATEGI BERTAHAN HIDUP NELAYAN-NELAYAN KECIL DESA BATU AMPAR, KECAMATAN PALMATAK, KABUPATEN ANAMBAS

Lutfiana Nur Azizah, Triyanti Anugrahini

Abstract

Permasalahan umum yang dihadapi nelayan antara lain semakin terbatasnya sumber daya ikan akibat penangkapan lebih (over fishing), perubahan iklim dan ketidakstabilan harga penjualan ikan.  Kondisi tersebut juga dialami nelayan kecil Desa Batu Ampar yang melakukan aktivitas penangkapan ikan secara tradisional di laut lepas. Menghadapi keterbatasan sumber daya ikan yang dapat diakses dan tidak menentunya iklim, mereka melakukan berbagai upaya agar mereka dapat bertahan hidup. Tujuan penelitian ini adalah untuk menggambarkan strategi bertahan hidup nelayan kecil Desa Batu Ampar dalam menghadapi permasalahan yang dihadapi selama mereka melaut. Penelitian ini dilakukan dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Melalui pemilihan informan secara purposive sampling, wawancara mendalam dilakukan terhadap 8 informan nelayan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa para nelayan kecil Desa Batu Ampar pantang menyerah dalam menghadapi kondisi iklim yang semakin tidak menentu. Untuk bertahan hidup, mereka melakukan strategi antara lain memperpanjang waktu penangkapan di laut, menggunakan alat bantu GPS dan fish finder, berkomunikasi dengan nelayan-nelayan lain yang sedang di laut, dan mendekati kawasan pengeboran minyak dan gas bumi (migas).

 

KATA KUNCI : strategi bertahan hidup; nelayan

References

Badan Pusat Statistik. (2016). Perhitungan dan analisis kemiskinan makro Indonesia. February 22,2018.

http://www.statistik.kkp.go.id.htm

Badan Pusat Statistik Kabupaten Kepulauan Anambas. (2018). Kabupaten Kepulauan Anambas dalam Angka 2018 (Kepulauan Anambas regency in figures). Anambas: BPS Kabupaten Kepulauan Anambas.

Dinas Pertanian, Perikanan dan Pangan. (2017). Rancangan akhir rencana strategis Dinas Perikanan, Pertanian dan Pangan Kabupaten Kepulauan Anambas tahun 2016-2021. Anambas: DKP.

Hutcheon, L. (2006). A Theory of Adaptation. New York: Routledge.

Kementerian Kelautan dan Perikanan. (2017). Laut masa depan bangsa (white book). Jakarta: KKP Indonesia.

Kementerian PPN/ Bappenas. (2014). Kajian strategi pengelolaan perikanan berkelanjutan. Jakarta: Bappenas.

McKay, D.J. (2013). Learning for survival, resilience, well-being and continuance: An epistemology and pedagogy for environmental education/education for sustainability informed by maori culture. New Zealand: University of Otago.

Neuman, W.L. (2013). Metode penelitian sosial: Pendekatan kualitatif dan kuantitatif (7th ed.). Jakarta: PT Indeks.

Parkin, M. (2010). Economics (9th ed.). United States of America: Pearson Education.

Pelupessy, P.J. (2012). Esuriun orang bati. April 2, 2018. Universitas Kristen Satya Wacana Salatiga.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.