BADAN USAHA MILIK DESA (BUMDES) IJEN LESTARI SEBAGAI INOVASI PELAYANAN PUBLIK UNTUK MENDUKUNG COMMUNITY BASED TOURISM DI DESA TAMANSARI, KECAMATAN LICIN, KABUPATEN BANYUWANGI, PROVINSI JAWA TIMUR.

Harod Rahmad Novandi, Isbandi Rukminto Adi

Abstract

Proporsi kemiskinan perdesaan selalu lebih tinggi dibandingkan kemiskinan perkotaan di Indonesia, program pengentasan kemiskinan, khususnya di perdesaan sudah seharusnya menempatkan masyarakat sebagai subjek dalam setiap program pengentasan kemiksinan. Kabupaten Banyuwangi, Provinsi Jawa Timur mengalami penurunan kemiskinan yang signifikan termasuk di wilayah perdesaaan karena didukung oleh sektor pariwisata yang mendorong peningkatan pendapatan per kapita Kabupaten Banyuwangi dari tahun ke tahun. Penurunan angka kemiskinan dan peningkatan pendapatan per kapita Kabupaten Banyuwangi tidak bisa dilepaskan dari pengembangan ekonomi lokal melalui pariwisata berbasis masyarakat yang dilakukan atas kerjasama pemerintah desa, komunitas, dunia usaha dan local economic organization, seperti Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). BUMDes Ijen Lestari yang ada di Desa Tamansari merupakan inovasi pelayanan publik yang mendukung pariwisata berbasis masyarakat dan berkontribusi pada komunitas dalam bentuk pemberian bantuan dalam bentuk langsung (direct), yang terdiri pembiayaan kegiatan ekonomi lokal dan lapangan pekerjaan, dalam arti warga yang bekerja di BUMDes diberikan gaji atau honor. Kemudian kontribusi tidak langsung (in-direct), yang terdiri dari pemberian pelayanan melalui pelatihan dan perlindungan usaha, kemudian pemberian fasilitasi dan peran sebagai broker serta yang terakhir sebagai media untuk perubahan dan interaksi di masyarakat. Berdasarkan penelitian yang dilakukan menghasilkan kesimpulan bahwa BUMDes Ijen lestari memberikan dampak yang positif bagi masyarakat Desa Tamansari, khususnya pada sektor ekonomi lokal berbasis pariwisata. Namun demikian, sebagai inovasi pelayanan publik BUMDes perlu juga bermitra dengan stakeholder lainnya dalam upaya pengembangan destinasi strategis serta meningkatkan sumber daya manusia lokal untuk pemanfaatan Informasi dan Teknologi (IT) melalui website dan media sosial (Facebook, Instagram dan youtube) dengan konten yang menarik perhatian wisatawan.

Keywords

BUMDES, Community Based Tourism, Public Service Innovation

References

Adi, Isbandi Rukminto. (2013). Intervensi Komunitas: Pengembangan Masyarakat sebagai Upaya Pemberdayaan Masyarakat. Jakarta: Rajawali Pers.

Arief, Ahmad. (2013). Jurnalisme Bencana. Jakarta: Kepustakaan Populer Gramedia.

Bank Indonesia. (2018). Laporan Perekonomian Indonesia Tahun 2017.

Barquero, Antonio Vazquez. 2002. Endogennous Development: Networking, Innovation, Institustion and Cities. New York: Routledge.

Biggs, Stephen. (2008). Learning from The Positiveto Reducerural Poverty and Increase Social Justice: Institutional Innovations in Agricultural and Natural Resources Research and Development. Journal Expl Agric. (2008), volume 44, pp. 37–60 C 2008 Cambridge University Press.

Blakely, Edward J, Bradshaw, Ted K.. 2002. Planning Local Economic Development: Theory and Practice. SAGE Publications

BPS. (2018). Laporan Statistik Indonesia.

BPS. (2017). Laporan Statistik Jawa Timur.

BPS. (2017). Laporan Statistik Kabupaten Banyuwangi.

Bryman, Alan. (2012). Social Reseach Methods. 4th edition. New York. Oxford University Press

Creswell, J. W. (1994). Research design: Quantitative and qualitative approach. London: Sage Publication.

Glen, Andrew. (1993). Methods and Themes in Community Practice in Butcher, H., et all (eds). Community And Public Policy. London: Pluto

Green, Gary Paul. Anna Haines. (2008). Asset Building and Community Development 2nd edition. California: SAGE Publications, Inc.

Ife, Jim. (2013). Community Development in an Uncertain World: Vision, analysis and practice. New York. Cambridge University Press.

Ife, Jim dan Frank Tesoriero. (2006). Community Development: Community-Based Alternatives in an age of Globalisation, 3rd edition. NSW. Perarson Education.

Midgley, James. 1995. Social Development: the development Perspective in Social Welfare. California. Sage Publication.

Moscardo, G. (Ed.). (2008). Building community capacity for tourism development. Australia

Neuman, W. Lawrence. (2016). Social Research Methods: Qualitative and Quantitative Approaches (7th ed). Pearson Education, Inc.

Peraturan Bupati Banyuwangi. (2018). Perbup No 18 Tahun 2016 tentang Integrasi Program Berbasis Desa atau Kelurahan Melalui Smart Kampung.

Peraturan Desa Tamansari. (2016). Perdes tentang Pendirian, Pengurusan Dan Pengelolaan, dan Pembubaran Badan Usaha Milik Desa (BUMDES) Ijen Lestari.

Rogers, E. M. (1995). Diffusion of innovations, (4th ed.). New York: The Free Press.

Sachs, J.D. (2005). The End Of Poverty: How We Can Make It Happen In Our Life Time. London. The Penguin Press.

Tsurumi, Kazuko. “Chugoku Nomin Kigyoka ni Mirareru Ki pasun” [Key Persons among Rural Entrepreneurs in China], Naihatsu-teki Hattennron ni yoru Paradaimu Tenkan [Paradigm Shift through Endogenous Development Theories] (Tokyo, 1999) 204-6

Vidhyandika Moeljarto.(1996). Pemberdayaan Kelompok Miskin Melalui IDT dalam Onny S Priyono dan AMW

Pranarka, Pemberdayaan Konsep, Kebijakan dan Implementasi, Jakarta: CSIS.

.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.