EVALUASI PROGRAM ASISTENSI SOSIAL PENYANDANG DISABILITAS BERAT

djulaiha sukmana

Abstract

Penelitian bertujuan mengetahui sejauh mana Implementasi Program Asistensi Sosial Penyandang
Disabilitas Berat (ASPD) dan dampaknya terhadap pemenuhan kebutuhan dasar. Disabilitas berat tidak dapat direhabilitasi dan tidak mampu melakukan kegiatan sehari-hari seperti makan, minum, dan mandi, sehingga membutuhkan bantuan orang lain. Mereka tidak mampu dan tidak memiliki sumber penghasilan tetap baik dari dirinya sendiri maupun dari orang lain untuk memenuhi kebutuhan dasar. Keluarga menjadi landasan bagi kehidupannya karena mereka tidak dapat mengakses layanan utama, seperti program perawatan kesehatan dan distribusi makanan karena kondisi disabilitasnya. Bantuan pemerintah diharapkan dapat mengurangi beban keluarga untuk mengasuh dan merawat anggota yang menyandang disabilitas. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kualitatif dan melalui pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah pengamatan (observasi) dan wawancara dengan penerima manfaat. Hasil penelitian dari program bantuan sosial untuk penyandang disabilitas berat berdampak pada pemenuhan kebutuhan dasar penyandang disabilitas berat. Pada Implementasinya, program Asistensi Sosial Penyandang Disabilitas Berat dapat dikatakan kurang memenuhi kebutuhan dasar masyarakat karena jumlah dana yang diberikan kurang mencukupi kebutuhan hidup sehari-hari bagi penerima manfaat. Pada pelaksanaan pemberian dana pun seringkali terlambat. Namun demikian, bantuan dapat dikatakan belum sepenuhnya efektif, tetapi berdampak positif bagi penerima manfaat mengingat bahwa penerima manfaat program ini telah memberikan perubahan lebih baik daripada tidak sama sekali, yang ditandai dengan keterpenuhan kebutuhan makanan, penambahan gizi, dan peningkatan kesehatan.
KATA KUNCI: Penyandang Disabilitas, Kesejahteraan, Kebutuhan Dasar Hidup

This study aims to determine the extent of the implementation of the Social Assistance Program for Persons with Disabilities (ASPD) and the impact on the fulfillment of basic needs. Individuals with severe disabilities cannot be rehabilitated and are unable to carry out daily activities such as eating, drinking, and bathing, therefore need the help of others. They are unable and do not have a steady source of income either from themselves or from others to meet basic needs. Families are their life foundation because they are unable to access key services such as health care programs and food distribution, due to their disability. Government assistance is expected to reduce the burden on families to care for members with disabilities. This research was conducted with a qualitative approach and a qualitative method. The data collection technique used is observation and interviews with beneficiaries. Research results from social assistance programs for people with severe disabilities have an impact on meeting the basic needs of people with severe disabilities. In the implementation program, Social Assistance for Persons with Severe Disabilities can be said to be insuf icient to meet the basic needs of the community because the amount of funds provided is insuf icient to meet the daily needs of the beneficiaries. In the implementation of the provision of funds is often too late. However, it can be said that the assistance has not been fully ef ective, but has had a positive impact on the beneficiaries considering that the beneficiaries of this program have made changes for the better, which are marked by fulfilling food needs, adding nutrition, and improving health.
KEYWORDS: Persons with Disabilities, Welfare, Basic Needs of Life

Keywords

Penyandang Disabilitas, Kesejahteraan, Kebutuhan Dasar Hidup

References

Ali, Muhammad, (2013). Penelitian Kepen-

dudukan Perencanaan dan Strategi,

Bandung Angkasa.

Budi Winarno, (2008). Kebijakan Publik,

Teori dan Proses. Yogyakarta: Medpress

Buku II Nota, (2020). Keuangan beserta Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Tahun Anggaran 2020. Jakarta. Buletin jendela kesehatan, (2016). Situasi Penyadang Disabilitas

Chambers, Donald & Bonk, Jane F., (2019).

Social Policy and Social Programs a Method for The Practical Public Policy Analysis. Pearson Education, Inc. United States of America.

Direktorat Jaminan Sosial Keluarga. (2019).

Perlindungan Sosial Bagi Lanjut Usia dan Disabilitas. Jakarta: Kementerian Sosial Republik Indonesia.

Direktorat Jenderal Rehabilitasi Sosial,

(2019). Pedoman Pelaksanaan Pemberian Asistensi Sosial Bagi Penyandang Disabilitas Berat. Jakarta

Firdaus, M. Aziz, (2012). Metode Penelitian.

Tangerang: Jelajah Nusantara

Instruksi Presiden No.3 Tahun 2010, Tentang

program Pembangunan yang Berkeadilan.: Jakarta

Kamal Alamsyah, (2016). Kebijakan Publik

Konsep Aplikasi: Media Citra Mandiri Press.

Mirawati, Ira dkk. (2015), Komunikasi

Kesehatan di Indonesia: Prospek, Tantangan, dan Hambatan, Prosiding Simposium Nasional Komunikasi Kesehatan, Bandung: Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Padjadjaran.

Moleong, Lexy J., (2007). Metodologi

Penelitian Kualitatif. Edisi Revisi. Bandung: PT Remaja Rosdakarya

LPEM FEB UI. (2016). Menuju Inklusifitas

Penyandang Disabilitas di Pasar Kerja Indonesia. Depok; LPEM FEB UI, 1-3.

Suharto, Edi, (1997). Pembangunan

Kebijakan Sosial Dan Pekerjaan Sosial, Bandung.

Stone, Deborah, (2012). Policy Paradox: The

Art of Political Decision Making. Library of Congress Cataloging-in-Publication: Data United States of America.

Mirawati, Ira dkk. (2015), Komunikasi

Kesehatan di Indonesia: Prospek, Tantangan, dan Hambatan, Prosiding Simposium Nasional Komunikasi Kesehatan, Bandung: Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Padjadjaran.

.

Refbacks

  • There are currently no refbacks.